Jumat, 20 Agustus 2010

ALQOMAH, the Prophet ordered Bilal to burn the bodies



Recounted that at the time of the Prophet. there was a young man named Alqomah. He was an enterprising young man of worship, many of fasting and praying diligently like charity. One day he was very ill, so his wife sent envoys to the Messenger of Allah. He has to inform the Prophet. about the state Alqomah. Then the Messenger of Allah. then sent Amar bin Yasir, Shuhaib ar-Rumi and Bilal bin Rabah ra. to see her. He saw. He said: "Go home and talqinlah Alqomah to say La illaha illallah." Finally they went to his house, apparently when it Alqomah already in a state of dying, then they immediately mentalqinnya, but apparently can not pronounce an oral Alqomah illallah La Illaha they report the incident immediately that the Messenger of God.

Messenger. asked: "Does he still have both parents?."

There is an answer: "Yes, O Messenger of Allah, he still has a mother who was elderly."

Then the Messenger of Allah. sent envoys to meet him, and he saw. commanding his delegation: "Tell the mother Alqomah, if he was still able to walk to see the Messenger of Allah. So go, but if not, then let the Holy Prophet. who came to see him. "

When the messenger came to where his mother Alqomah, and the message he saw. has been submitted, he said: "I'm the one who is more entitled to come to the Prophet."

So he walked with a cane and went to the Messenger of Allah. Arriving at the house he saw. then he greets his greetings and Rasulullah saw.pun answer. Last Messenger of Allah said:

"O mother Alqomah, answer questions honestly. Because if you lie it will come a revelation from Allah SWT. that will tell me this, how exactly the state of your son Alqomah? ".

then the mother replied: "O Messenger of Allah. her diligent work on prayer, fasting and many happy bersadaqoh. "

Then the Prophet asked again: "Then how do you feel it? '"

He replied: "I get mad at him, O Messenger of Allah."

Messenger. asked again: "Why?" "

He replied: "O Messenger of Allah. he prefers his wife than me, and he too rebellious to me. "

Then the Messenger of Allah said: "Verily, anger the mother had prevented oral Alqomah, so can not say the creed."

Then he saw.bersabda: "O Bilal, go and collect a lot of firewood."

The mother asked: "O Messenger of Allah. what do you want? "

He saw. replied: "I'll burn before you."

he replied: "O Messenger of Allah. I can not stand if you burn my son in front of me. "
Then the Messenger of Allah. replied: "O mother Alqomah, actually adzab Allah SWT. more painful and longer. If you want to Allah SWT. pardoned, then let it go son Alqomah. By the substance of my soul was in his hands, praying, fasting and shodaqohnya will not benefit at all while you are still mad at him. "

Then the mother said: "O Messenger of Allah. Allah as a witness and also the angels and all the Muslims who were present today, that I have been blessing to my son Alqomah. "

Prophet also said to Bilal ra: "O Bilal, go to see if Alqomah been able to say the creed or not. Perhaps the mother Alqomah say something does not come from his heart, or maybe he just embarrassed me. "

Bilal also went up, and it turns out he's heard from inside the house Alqomah say La ilaha illallah.

So Bilal went in and said: "O mankind, indeed anger Alqomah mother had prevented her spoken, so can not say the creed, and She's willing has made it capable of saying the creed."

And finally Alqomah died on the spot.

Then the Messenger of Allah. saw him and ordered him bathed and wrapped in the shroud, then he saw. prayer and bury it, and close to the grave, he said: "O all the Muhajirin and Anshor, who preferred his wife from the mother, then he will get the curse of Allah, the angels, and all mankind. Allah will not accept his deeds at all unless he would repent, and do good to his mother, and asked for his blessing, because the blessing from Allah SWT Ridho depends on it, and Allah's anger depending on his anger. "

LARANGAN MEMAKAN BABI DALAM KITAB SUCI AGAMA-AGAMA IBRAHIM



Sejarah Munculnya Agama-agama Ibrahim.

Sebelum kita membahas tentang Larangan memakan babi dalam Kitab Suci Agama-agama Ibrahim perlu juga dipahami sejarah munculnya Agama-agama tersebut. Berdasarakan sejarah Kenabian, Ibrahim adalah cikal bakal terbentuknya 3 Agama besar didunia atau yang dikenal dengan Agama-agama Samawi :

1. Agama Yahudi yang mengimani Taurat dan Zabur sebagai kitab Sucinya yang dibawa oleh Nabi Musa A.S dengan bahasa awal yang digunakan adalah bahasa Ibrani

2. Agama Nasrani/ Kristiani/ Kristen yang mengimani Taurat dan Zabur (Injil Perjanjian Lama) dan Injil Perjanjian Baru, Injil perjanjianbaru adalah kumpulan dari surat-surat dan kesaksian dari 12 Murid dari Nabi Isa A.S yang dikumpulkan oleh St. Paul pada abad ke 3 setelah diangkatnya Nabi Isa A.S ke sisi Allah S.W.T (atau Yesus Kristus, sebutan penghormatan dari Umat Kristen untuk Isa A.S). dan baru pada abad ke Tiga inilah Penuhanan Isa A.S oleh kaum /pengikut Kristen saat itu di deklarasikan menjadi Yesus Kristus dengan didukung oleh Pemerintahan Romawi saat itu sehingga pada akhirnya keluar dari Koridor hukum Agama Yahudi/ Jews yang tidak meyakini Isa A.S sebagai Anak Tuhan. Jadi “St. Paul lah yang mengembangkan agama Kristen, penyebar dan penulis sebagian besar dari Kitab Perjanjian Baru” (Michael H. Hart dalam bukunya The 100 halaman 38-39). selanjutnya Agama Resmi bagi Kerajaan Romawi saat itu menjadi dua, Agama Yahudi dan Agama Kristen. Agama Yahudi/ Jews Dipeluk oleh Orang-orang keturunan Yahudi sedangkan Agama Kristen dipeluk oleh Orang-orang keturunan Bangsa Arya/ Romawi yang sebelumnya memeluk Kepercayaan Arya (Dewa Matahari sebagai Dewa tertinggi), tentunya dilakukan penyesuaian ajaran dan Adat Istiadat peribadatannya dengan Kepercayaan Arya yang telah dianut sebelumnya oleh Bangsa Romawi/ Bangsa Arya (Suku asli bangsa Eropa Modern saat ini) termasuk peringatan 25 Desember sebagai tanggal lahirnya Yesus Kristus yang menyesuaikan dengan Peringatan yang sering dirayakan oleh Bangsa Romawi untuk menghormati Dewa Arya (Dewa Matahari). untuk lebih detailnya bisa dibaca pada Buku “A History of God” karangan Karen Armstrong (Seorang mantan Biarawati yang mendapatkan restu dari Vatikan untuk mencari dan mempelajari Kitab-kitab asli dan Manuskrib-manuskrib Kuno di Tempat asalnya Agama-agama samawi muncul dan saat ini menjadi Guru Besar Ahli Sejarah Timur Tengah , Beliau lebih mengaku sebagai seorang Monoteis yang Bebas). sebagaimana yang dituturkan oleh Karen Armstrong pada perkembangannya sebagian Umat Kristen terpecah keyakinannya antara memegang kedua kitab suci itu sebagai pedoman peribatannya dan sebagian lagi hanya memegang Injil (Perjanjian Baru) sebagai kitab sucinya.

3. Agama Islam yang mengimani Taurat, Zabur dan Al Qur’an sebagai kitab suci yang memang diturunkan dari sisi Allah S.W.T. Sementara perbedaan cara beriman kepada kitab-kitab Allah selain Al-Qur’an dan kepada Al-Qur’an sendiri disebabkan oleh beberapa hal, seperti berikut :

1. Masa berlaku kitab-kitab sebelum Al-Qur’an sudah selesai

2. Kitab-kitab sebelum Al-Qur’an berlaku terbatas pada satu umat saja, yakni umat yang hidup pada masa dan wilayah tertentu. Misalnya, kitab Taurat untuk umat Nabi Musa dan untuk kaum Bani Israil

3. Kandungan pokok dari kitab-kitab sebelum Al-Qur’an telah termuat dalam Al-Qur’an. Oleh karena itu, jika kita dapat mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an secara sempurna, maka itu berarti kita juga telah mengamalkan isi pokok kitab-kitab Allah selain Al-Qur’an.

”Dan ini (Al-Qur’an) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi, membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya….” (QS. An’am : 92).

”Dan Kami berikan kepada Musa kitab (taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman) : ”Jangan kamu mengambil penolong selain Aku.” (QS. Al-Isra’ : 2)

”…….. Dan Kami berikan Zabur kepada Nabi Daud.” (QS. Al-Isra’ : 55)

”Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al-Qur’an dengan bahasa Arab, agar kamu memikirkannya.” (QS. Yusuf : 2)

· Selain empat kitab tersebut diatas, Allah SWT juga menurunkan wahyu dalam bentuk shuhuf. Shuhuf adalah lembaran-lembaran berisi firman Allah yang diturunkan kepada para Nabi atau Rasul. Shuhuf berisi tentang hukum dasar yang dijadikan sebagai pedoman dalam menjalankan agama bagi Nabi atau Rasul yang telah diberi shuhuf tersebut.

· Allah SWT berfirman :

”Sesungguhnya ini benar – benar terdapat dalam kitab Allah yang dahulu (yaitu) kitab-kitab Ibrahim dan Musa.” (QS. Al- A’la : 18-19)

Beberapa Nabi yang telah menerima shuhuf dari Allah sebagai berikut :

a. Nabi Idris As menerima 30 shuhuf

b. Nabi Sits As menerima 50 shuhuf

c. Nabi Ibarahim As menerima 10 shuhuf

d. Nabi Musa As menerima 10 Shuhuf

“Rencana” Tuhan menurunkan empat kitab itu secara bertahap tentu ada maksudnya.. Tapi amat sedikit dari kita yang mampu memahami rencaNya.
Tapi dari indikasi yang diberikan-Nya. bahwa penurunan ke empat kitab itu mengikuti perkembangan pengetahuan dan budaya umat saat itu.
Tuhan telah menurunkan 3 kitab sebelumnya kepada umat dari keturunan Yahudi dan semuanya berakhir dengan “berubah”nya kitab-kitab tersebut dari konteks aslinya.
Pada saat yang sama ada satu kaum yang memang kehidupannya sangat jahiliyah saat itu ditempat dimana seharusnya nama Tuhan dimuliakan. yaitu bangsa arab di Mekah, tempat Ka’bah berada.
Mungkin Tuhan ingin “menunjukkan” kepada bangsa Israel bahwa mereka bukan lagi bangsa pilihan, karena kerusakan-kerusakan yang mereka buat. sekaligus mengembalikan Ka’bah sebagai tempat suci dan dimuliakan. Dan ini juga untuk menunjukkan kaitan ajaran yang dibawa Muhammad adalah juga merupakan yang dibawa oleh Ibrahim (nenek moyang orang Israel). Karena Nabi Muhammad pun ternyata memiliki pertalian Darah dengan Nabi Ibrahim, dimana dalam sejarah Kenabian Muhammad merupakan keturunan dari Nabi Ismail, anak dari Nabi Ibrahim dengan Siti Hajar / Hagar sebelum kelahiran Nabi Ishaq yang nantinya menurunkan Bangsa Israel dari keturunannya.

”Manusia itu adalah umat yang satu (setelah timbul perselisihan) maka Allah SWT mengutus para Nabi sebagai pemberi khabar gembira dan pemberi peringatan dan menurunkan bersama mereka kitab dengan benar, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan (itu). Tidaklah berselisih tentang kitab itu melainkan orang yang telah didatangkan kepada mereka kitab, yaitu setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata karena dengki antara mereka sendiri. Maka Allah memberi petunjuk orang-orang yang beriman kepada kebenaran tentang hal yang mereka perselisihkan itu dengan kehendak Nya. Dan Allah selalu memberi petunjuk orang-orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.” (QS. Al-Baqarah : 213).

Mengenai Larangan memakan Babi sebenar nya telah dicantumkan dalam kitab-kitab suci terdahulu :

“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, “ [Al-Qur'an 5:3]
ayat-ayat Al Qur’an di atas cukup untuk memenuhi bagi Muslim mengapa babi diharamkan.

Umat Yahudi dan Kristen lebih percaya dengan Kitab Suci agamanya. Taurat melarang mengkonsumsi babi, dalam kitab Imamat : “Dan babi, meskipun ia memiliki kuku terbelah, namun dia tidak memamahbiak; babi adalah najis untuk Anda”.

“daging nya jangan kamu makan, dan bangkai mereka jangan engkau sentuh, mereka adalah najis untuk Anda.”[Imamat 11:7-8]

Babi juga dilarang dalam Injil dalam kitab Ulangan :

“Dan babi, karena kukunya terbelah, namun bukan pemamah biak, ia adalah najis untuk Anda. Kamu jangan makan daging mereka, dan jangan menyentuh bangkai mereka.” [Ulangan 14:8]

larangan yang sama juga diulang dalam Injil dalam kitab Yesaya bab 65 ayat 2-5.

tambahan : dalam alkitab terbitan sekarang terdapat tambahan babi HUTAN sedangkan alkitab terbitan tahun 1992 ke bawah tidak terdapat kata HUTAN . . .


Bukti bukti Ilmiah bahwa Babi berbahaya dan tidak layak untuk dikonsumsi Manusia.

Babi dari dulu bertanggungjawab atas terjadinya berbagai macam penyakit. Umumnya penyakit yang ditimbulkan oleh babi sangat-sangat misterius. Tahun 1918, babi bertanggungjawab atas berjangkitnya penyakit yang bernama “Spanish Flu”. Menurut kabar resmi 21 juta nyawa melayang akibat penyakit ini. Kabar tak resmi menyebut angka 40 juta.

Belum lama, ketika berjangkit SARS, babi juga jadi monster yang menakutkan. Semenanjung China dan Singapura jadi sepi pengunjung. Lalu, lagi-lagi babi yang menjadi biang kerok merebaknya Nipah Virus, yang membunuh sedikitnya 100 orang di Malaysia.

Bulan Agustus 2005, di China puluhan orang mendadak mati, dengan gejala misterius, seperti mual, demam, muntah-muntah dan pendarahan di bawah kulit. Mereka adalah para petani yang secara langsung melakukan kontak dengan babi-babi.

Sekarang di Indonesia sedang heboh membicarakan Flu Burung. Flu burung sendiri sebetulnya hanya penyakit yang menular dari unggas ke unggas, seperti ayam, burung, bebek dan sama sekali tidak bisa menular kepada jenis hewan lain, seperti kadal, kelinci, atau primata seperti, kera, baboon, monyet dan manusia (dalam dunia biologi, manusia termasuk primata lho, jangan marah), karena kelainan GEN antara manusia dan unggas.

Flu burung sendiri termasuk salah satu dari 15 afian influenza yang secara rutin menyerang para hewan unggas. Pasti kita sering mendengar wabah penyakit unggas, yang biasanya menyerang ayam secara massal, seperti tetelo dll. Itu juga termasuk afian influenza atau flu burung. Tidak heran kalau para peternak ayam sering ditinggal mati mendadak oleh ternaknya secara berjamaah. Lalu kenapa flu burung bisa masuk ke tubuh manusia dan hewan lainnya? Ini yang menjadi “misterius link”. Ternyata lagi-lagi si babi yang musti bertanggungjawab.

Ceritanya begini, Virus flu burung secara diam-diam merasuk ke dalam tubuh si babi dan tubuh si babi secara alami menjadi lahan yang subur bagi firus flu burung untuk bermutasi menjadi jenis H5n1 yang bisa menembus kekebalan tubuh manusia. Lalu virus yg sudah bermutasi tersebut lompat lagi dari babi ke unggas, ke hewan lainnya, dan manusia. Nah, kini kemampuan si virus bukan hanya menjangkiti unggas-unggas, tapi sudah pandai pula menjangkiti manusia. Dan pada tingkat yang lebih parah nantinya, virus itu bisa menular dari manusia ke manusia. Tidak heran kalau detektif depkes RI sampai sekarang tidak menemukan tokoh intelektual dibalik terbunuhnya para penderita flu burung. Karena walaupun mereka, para korban, tidak makan ayam atau tidak punya unggas, bisa jadi virus itu dari jenis binatang lainnya.



Kembali ke cerita si babi. Hebatnya si babi ini, walaupun menjadi lahan subur bagi berkembangnya berbagai macam virus dan penyakit, si babi sendiri tidak menderita penyakit tersebut! Ini yang masih menjadi bahan penyelidikan para ahli. (Makanya tidak ada babi yang beli obat ke apotik). Kenapa sih berbagai penyakit dan virus mematikan dari babi bisa dengan mudah bermutasi, dan menyerang manusia?

Pertama, karena kedekatan DNA (Deoxyribo Nucleid Acid) manusia dan babi hanya selisih 3 persen saja. Tidak heran kalau anatomi tubuh babi, lebih mirip manusia. Hingga organ tubuh babi lebih cocok digunakan untuk transplantasi / cangkok organ tubuh manusia. Bahkan suatu riset di Australia pernah mencoba mencampur sperma manusia dan indung telur babi untuk dibuahi. Dan ternyata berhasil. Karena DNA manusia dan babi sangat-sangat mirip. Hanya hasil dari riset pembuahan itu tidak dipublikasikan, menjadi manusia atau babi, atau manusia setengah babi, atau babi setengah manusia.

Kedua, babi mempunyai PERV (Porcine Endogenous Retrovirus), semacam virus asli yang diindap babi. Dengan kata lain, sejak lahir babi di seluruh dunia sudah memiliki Deoxyribo Nucleid Acid yang mengandung Porcine Endogoneous Retrovirus, yang berpotensi menyebar berbagai macam penyakit. Sekurangnya 25 jenis virus yang berbeda dari babi, dapat menjangkiti manusia.

The National Institute Standard Tecnology (NIST) pernah menghabiskan dana sebesar US$ 1,9 juta dalam rangka menghilangkan Porcine Endogenous Retrovirus dari babi, tapi gagal. Jadi tidak heran, kalau sedari dulu lagi, Islam melarang pemeluknya untuk mencerna segala produk makanan yang mengandung unsur B2 (babi) ini. Lagian masih banyak jenis makanan lain, yang free PERV, seperti ayam, kalkun, sapi, tempe, tahu dll.

A L Q O M A H, Rasulullah menyuruh Bilal membakar jenazahnya


Konon dikisahkan bahwa pada Zaman Rasulullah saw. ada seorang pemuda yang bernama Alqomah. Dia seorang pemuda yang giat beribadah, rajin sholat banyak puasa dan suka bershodaqoh. Suatu hari dia sakit keras, maka Istrinya mengirim utusan kepada Rasulullah saw. untuk memberitahukan kepada Beliau saw. tentang keadaan Alqomah. Maka Rasulullah saw. kemudian mengutus Amar bin Yasir, Shuhaib ar-Rumi dan Bilal bin Rabah ra. untuk melihat keadaannya. Beliau saw. bersabda:”Pergilah kerumah Alqomah dan talqinlah untuk mengucapkan La illaha Illallah.” Akhirnya mereka berangkat ke rumahnya, ternyata saat itu Alqomah sudah dalam keadaan naza, maka segeralah mereka mentalqinnya, namun ternyata lisan Alqomah tidak bisa mengucapkan La Illaha Illallah langsung saja mereka laporkan kejadian itu kepada Rasulullah saw.

Rasulullah saw. pun bertanya:” Apakah dia masih mempunyai kedua orang tua?.”

Ada yang menjawab:” Ada, wahai Rasulullah saw, dia masih mempunyai seorang Ibu yang sudah tua rentah.”

Maka Rasulullah saw. mengirim utusan untuk menemuinya, dan Beliau saw. berpesan kepada utusan tersebut:” Katakan kepada ibunya Alqomah, jika ia masih mampu untuk berjalanmenemui Rasulullah saw. Maka datanglah, namun jika tidak, maka biarkanlah Rasulullah saw. yang datang menemuinya.”

Tatkala utusan itu sampai di tempat ibunya Alqomah, dan Pesan Beliau saw. telah disampaikan, maka ia berkata:” Sayalah yang lebih berhak untuk mendatangi Rasulullah.”

Maka iapun memakai tongkat dan berjalan mendatangi Rasulullah saw. Sesampai di rumah Beliau saw. maka ia mengucapkan salam dan Rasulullah saw.pun menjawab salamnya. Lalu Rasulullah bersabda:

“Wahai ibu Alqomah, jawablah pertanyaanku dengan jujur. Sebab jika engkau berbohong maka akan datang wahyu dari Allah SWT. yang akan memberitahukan hal itu kepadaku, bagaimana sebenarnya keadaan putramu Alqomah?”.

maka sang ibu menjawa:” Wahai Rasulullah saw. dia rajin mengerjakan sholat, banyak puasa dan senang bersadaqoh.”

Lalu Rasulullah bertanya lagi:”Lalu bagaimana perasaanmu padanya?’”

Dia menjawab:” Saya marah kepadanya, wahai Rasulullah saw.”

Rasulullah saw. bertanya lagi:” Kenapa?’”

Dia menjawab: ” Wahai Rasulullah saw. dia lebih mengutamakan istrinya dibandingkan aku, dan diapun durhaka kepadaku.”

Maka Rasulullah bersabda:” Sesungguhnya kemarahan sang ibu telah menghalangi lisan Alqomah, sehingga tidak dapat mengucapkan syahadat.”

Kemudian beliau saw.bersabda:” Wahai Bilal, pergilah dan kumpulkan kayu bakar yang banyak.”

Si ibu bertanya:” Wahai Rasulullah saw. apa yang ingin engkau lakukan?”

Beliau saw. menjawab:” Saya akan membakarnya dihadapanmu.”

dia menjawab:” Wahai Rasulullah saw. saya tidak tahan jika engkau membakar anakmu dihadapanku.”

Maka Rasulullah saw. menjawab:” Wahai ibu Alqomah, sesungguhnya adzab Allah SWT. lebih pedih dan lebih lama. Kalau engkau ingin agar Allah SWT. mengampuninya, maka relakanlah anakmu Alqomah. Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sholat, puasa dan shodaqohnya tidak akan memberi manfaat sedikitpun selagi engkau masih marah kepadanya.”

Lantas sang ibu berkata:” Wahai Rasulullah saw. Allah SWT sebagai saksi dan juga para malaikat serta semua kaum muslimin yang hadir saat ini, bahwa saya telah ridho kepada anakku Alqomah.”

Rasulullahpun berkata kepada Bilal ra:” Wahai Bilal, pergilah kepadanya lihatlah apakah Alqomah sudah bisa mengucapkan syahadat ataukah belum. Barangkali ibu Alqomah mengucapkan sesuatu yang bukan berasal dari hatinya, atau barangkali dia hanya malu kepadaku.”

Bilalpun berangkat, dan ternyata dia mendengar Alqomah dari dalam rumah mengucapkan La Ilaha Illallah.

Maka bilal masuk dan berkata:” Wahai sekalian manusia, sesungguhnya kemarahan ibu Alqomah telah menghalangi lisannya, sehingga tidak bisa mengucapkan syahadat, dan ridhonya telah menjadikannya mampu mengucapkan syahadat.”

Dan akhirnya Alqomah meninggal dunia saat itu juga.

Kemudian Rasulullah saw. melihatnya dan memerintahkan agar dia di mandikan dan dikafani, kemudian Beliau saw. mensholatinya dan menguburkannya, dan dekat dengan kuburan itu beliau bersabda:” Wahai sekalian kaum Muhajirin dan Anshor, barang siapa melibihkan istrinya dari pada Ibunya, maka ia akan mendapatkan laknat dari Allah SWT, para Malaikat, dan seluruh manusia. Allah SWT tidak akan menerima amalannya sedikitpun kecuali jika dia mau bertobat, dan berbuat baik kepada Ibunya, serta meminta ridhonya, karena ridho Allah SWT tergantung pada Ridhonya, dan kemarahan Allah SWT tergantung pada kemarahannya.”

Selasa, 17 Agustus 2010

SUDAH TAHUKAH ANDA, KALKY AVATAR DALAM KITAB SUCI WEDHA HINDU ADALAH NABI MUHAMMAD SAW


Muhammad Rasulullah saw – Nabi yang ditunggu oleh org Hindu? New Delhi, India Seorang professor bahasa dari Alahabad University India dalam salah satu buku terakhirnya berjudul “Kalky Avatar” (Petunjuk Yang Maha Agung) yang baru diterbitkan memuatkan sebuah kenyataan yang sangat mengejutkan kalangan intelektual Hindu. Professor secara terbuka dan dengan alasan-alasan ilmiah, mengajak para penganut Hindu untuk segera memeluk agama Islam dan sekaligus mengimani risalah yang dibawa oleh Rasulullah saw karena menurutnnya, sebenarnya Muhammad Rasulullah saw adalah sosok yang dinanti-nantikan sebagai sosok pembaharu spiritual. Prof. Waid Barkash (penulis buku) yang masih berstatus pendeta besar kaum Brahmana mengatakan bahwa ia telah menyerahkan hasil kajiannya kepada lapan pendeta besar kaum Hindu dan mereka semuanya menyetujui kesimpulan dan ajakan yang telah dinyatakan di dalam buku. semua kriteria yang disebutkan dalam buku suci kaum Hindu (Wedha) tentang ciri-ciri “Kalky Avatar” sama dengan ciri-ciri yang dimiliki oleh Rasulullah Saw. Dalam ajaran Hindu disebutkan mengenai ciri Kalky Autar diantaranya, bahwa dia akan dilahirkan di jazirah, bapaknya bernama “Syanuyihkat” dan ibunya bernama “Sumaneb”. Dalam bahasa Sansekerta kata “Syanuyihkat” adalah paduan dua kata yaitu “Syanu” artinya “Allah” sedangkan “Yahkat” artinya anak laki atau hamba yang dalam bahasa Arab disebut “Abdun”. Dengan demikian kata Syanuyihkat artinya “Abdullah”. Demikian juga kata “Sumaneb” yang dalam bahasa Sansekerta artinya “Amana” atau “Amaan” yang terjemahan bahasa Arabnya “Aminah”. Sementara semua orang tahu bahwa nama bapa Rasulullah Saw adalah Abdullah dan nama ibunya Aminah. Dalam kitab Wedha juga disebutkan bahwa Tuhan akan mengirim utusan-Nya kedalam sebuah gua untuk mengajarkan Kalky Avatar (Petunjuk Yang Maha Agung). Cerita yang disebut dalam kitab Wedha ini mengingatkan akan kejadian di Gua Hirak saat Rasulullah saw didatangi malaikat Jibril untuk mengajarkan kepadanya wahyu tentang Islam. Bukti lain yang dikemukakan oleh Prof Barkash bahwa kitab Wedha juga menceritakan bahwa Tuhan akan memberikan Kalky Autar seekor kuda yang larinya sangat cepat yang membawa kalky Autar mengelilingi tujuh lapis langit. Ini merupakan isyarat langsung kejadian Isra’ Mi’raj dimana Rasullah saw mengenderai Buroq.

Sumber lain :

http://ngarayana.web.ugm.ac.id/?file_id=11

Dalam artikel di link tsb JELAS TERTULIS nama Muhammad tercantum dalam Weda.
Berikut saya kutip dari linknya tsb :
“Seperti kita ketahui, Nabi Muhammad dianggap sebagai rasul atau nabi terakhir dalam Islam. Namun, tahukah Anda bahwa nama dan missi kemunculan Beliau telah diramalkan dalam kitab Atharva Weda , Kanda 20, Sukta 127, Mantra 1 – 3. Dalam kitab Bhavishya Purana, Parva 3, Kandha 3, Adhya 3, Sloka 5 Nabi Muhammad diramalkan dalam ayat sebagai berikut :

Blog orang hindu bahwa Nabi Muhammad SAW memang tertulis dalam kitab agama Hindu. Berikut ini adalah linknya :

1.

etan mitrantare mleccha
acaryena samanvitah
Mahamad iti Khyatah
siyyagrasva samanvitah

Artinya : “An illeterate teacher will come along, Mohhamed by name, and he will give religion to his fifth-class companion” (Steven Rosen, 1996)

Terjemahan bebasnya : Seorang guru (acarya) yang buta huruf akan datang, namanya Mohammad. Beliau akan mengajarkan agama pada kaum pemuja berhala (mleccha)”

Saya begitu terkejut setelah membaca artikel tsb krn ternyata jelas sekali TERTULIS NAMA MUHAMMAD dalam kitab suci agama Hindu. Bahkan juga dijelaskan sama seperti tercantum dalam Al-Qur’an yaitu nabi yang ummi (buta huruf) dan berada ditengah2 para penyembah berhala.

Walaupun demikian, dalam artikel tsb tidak mengatakan bahwa Nabi Muhammad adalah Kalki avatar karena Kalki Avatar menurut Hindu muncul pada akhir2 zaman Kali Yuga (mendekati kiamat versi Hindu) yang menurut Weda masih sekitar 4 ratus ribuan tahun lagi. Namun yang JELAS NAMA MUHAMMAD TERCANTUM DALAM KITAB SUCI AGAMA HINDU.

Adanya bukti bahwa nama Muhammad SAW tercantum adalah kitab suci agama Hindu bisa jadi menunjukkan bahwa agama Hindu pada mulanya adalah agama Tauhid yang dibawa oleh salah satu Nabi Allah SWT namun kemudian mengalami perubahan2/penyimpangan2 sebagaimana yang dialami oleh agama Yahudi dan Kristen.

Muhamad salallahu alaihi wasalam adalah Pilihan Allah


“Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang rasul diantara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, menyucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (As-Sunnah). Dansesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata.” (al-Jumu’ah 2).

Thomas Carlyle berkata dalam ceramah yang bertema “Jika pahlawan merangkap sebagai Nabi”. di hadapan kaum Masehi Inggris, Jum’at, 8 Mei 1840.

“Hal ini tampaknya mengherankan, tetapi jika saya teliti, wajar saja jika Allah memilih seorang utusan yang buta huruf untuk suatu kaum yang juga buta huruf. Profil Rasulullah yang miskin dan hanya seorang pengembala kambing di gurun pasir sesui dengan karekter kaum yang waktu itu tidak terlalu dikenal oleh dunia. Namun kenyataannya, kaum yang tersisih itu kini menjadi bangsa yang besar dan maju. Kelompok kecil itu telah merubah menjadi kekuatan besar dalam tempo seabad saja, bangsa Arab sudah mampu mencapai Granada di Spayol pada satu sisi dan mencapai Delhi di India pada sisinya yang lain.

Keberanian, ketangkasan, kecermelangan, dan kecerdasan mereka seperti matahari Arab yang memancar untuk generasi selanjutnya di pelbagai belahan bumi. itulah hasil penggemblengan aqidah yang mendorong mereka untuk bertahan hidup. Sejarah telah membuktikan bahwa semangat hidup bangsa terkucil itusemakin meningkat setelah mereka mengemban aqidah dan menyandang risalah. Di bawah komando Muhamad, mereka bagaikan cahaya yang menyinari gurun pasir hitam yang selama itu tidak di acuhkan. Gurun pasir itu bagaikan mesiu yang meledak membakar langit dari Delhi hingga Granada. Saya senantiasa berkeyakinan bahwa orabg besar itu bagaikan halilintar yang diturunkan dari atas langit, yang dinantikan setiap orang. Muhamad dan pengikutnya telah melahirkan ledakan dan kobaran api.”

Nabi Muhamad saw adalah Penghujung dari semua Rasul Tuhan. Mengenai hal ini Rasulullah bersabda:

“Perumpamaanku dan perumpamaan semua Nabi itu adalah sebagaimana seorang yang mendirikan sebuah rumah (gedung), ia telah menyempurnakannya dan memperindahnya bangunan itu seluruhnya melainkan tempat sebuah batu merah. Kemudian ada seseorang yang memasukinya lalu memasuki bangunan tersebut lalu ia berkata :”Alangkah indahnya gedung ini, tetapi hanya tempat sebiji batu merah inilah yang belum selesai”. Saya (Muhamad) itulah penyempurna tempat sebuah batu merah itu. Semua Nabi ‘alaihimus shalatu wassalam diakhiri dengan kedatanganku”.

Pekerjaan2 Besar yang dilakukan oleh Rasulullah saw.

1. Rasulullah saw.telah berhasil menumpas pemujaan dan penyembahan berhala.

2. Rasulullah saw.telah berhasil melenyapkan semua kekerdilan dan kehinaan tabiat dan watak kaum jahiliyah.

3.Rasulullah saw. telah berhasil menegakkan agama yang Haq yang dapat menyampaikan umat manusia kepuncak yang setinggi mungkin yg dapat di capainya dalam hal kesempurnaan.

4.Rasulullah saw. telah mencetuskan suatu revolusi yang terbesar dalam sejarah, suatu perubahaan cepat yang maha dahsyat untuk menumbangkan segala peraturan2 yang merugikan ummat manusia.

5. Rasulullah saw. telah berhasil mempersatukan umat Arab dan menegakkan suatu daulat terbesar yang bernaung di bawah panji Al-Quran yakni berundang-undang dasar agama Islam.

Rasanya tidak mungkin untuk menghasilkan salah satunya itu jika dilaksanakan oleh orang yang bukan Beliau saw. sendiri.
Kalaupun Nabi Isa mempunyai kemujizatan dapat menghidupkan orang mati, dan Nabi Musa mempunyai kemujizatan dengan tongkatnya. maka kedua macam kemujizatan itu jikalau dibandingkan dengan apa yang telah dilakukan oleh Nabi kita Muhamad saw. sungguh tidak memadai kedahsyatan dan keistimewaannya.

Keutamaan Shalat Tharawih & Qiyam Ramadhan


1.Dalilnya :

Pertama dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
“Barangsiapa mendirikan shalat malam di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala (dari Allah~ niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. ” (Hadits Muttafaq ‘Alaih)

Kedua dari Abdurrahman bin Auf radhiallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyebut bulan Ramadhan seraya bersabda :”Sungguh, Ramadhan adalah bulan yang diwajibkan Allah puasanya dan kusunatkan shalat malamnya. Maka barangsiapa menjalankan puasa dan shalat malam pada bulan itu karena iman dan mengharap pahala, niscaya bebas dari dosaiiosa seperti saat ketika dilahirkan ibunya.” (HR. An-Nasa’i, katanya: yang benar adalah dari Abu Hurairah),” Menurut Al Arna’uth dalam “Jaami’ul Ushuul”, juz 6, hlm. 441, hadits ini hasan dengan adanya nash-nash lain yang memperkuatnya.

2. Hukumnya:
Qiyam Ramadhan (shalat malam Ramadhan) hukumnya sunnah mu ‘akkadah (ditekankan), dituntunkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan beliau anjurkan serta sarankan kepada kaum Muslimin. Juga diamalkan oleh Khulafa’ Rasyidin dan para sahabat dan tabi’in. Karena itu, seyogianya seorang muslim senantiasa mengerjakan shalat tarawih pada bulan Ramadhan dan shalat malam pada sepuluh malam terakhir, untuk mendapatkan Lailatul Qadar

3, Keutamaannya:
Qiyamul lail (shalat malam) disyariatkan pada setiap malam sepanjang tahun. Keutamaannya besar dan pahalanya banyak.
Firman Allah Ta’ala :”Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya ”( Maksudnya mereka tidak tidur di waktu biasanya orang tidur, untuk mengejakan shalat malam) , sedang mereka berdo’a kepada Tuhannya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebahagian dari rizki yang Kami berikan kepada mereka. “(AsSajdah: 16).
Ini merupakan sanjungan dan pujian dari Allah bagi orang-orang yang mendirikan shalat tahajjud di malam hari. Dan sanjungan Allah kepada kaum lainnya dengan firman-Nya :”Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam; dan di akhir-akhir malam mereka momohon ampun (kepada Allah) . ” (Adz-Dzaariyaat: 17-18).
“Dan orang-orangyang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.” (Al-FuYqaan: 64).
Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi(dengan mengatakan: Hadits ini hasan shahih dan hadist ini dinyatakan shahiholeh Al-Hakim) dari Abdullah bin Salam, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
Wahai sekalian manusia, sebarkan salam, berilah orang miskin makan, sambungkan tali keReluargaan dan shalatlah pada waktu malam ketika semua manusia tidur, niscaya kalian masuk Surga dengan selamat. ”
Juga diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dari Bilal, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:”Hendaklah kama mendirikan shalat malam karena itu tradisi orang-orang shalih sebelummu. Sungguh, shalat malam mendekatkan dirimu kepada Tuhanmu, menghapuskan kesalahan, menjaga diri dari dosa dan mengusirpenyakit dari tubuh” (Hadits ini dinyatakan shahih oleh Al-Hakim dan Adz-Dzahabi menyetujuinya, 1/308),
Dalam hadits kaffarah dan derajat, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:”Dan termasuk derajat: memberi makan, berkata baik, dan mendirikan shalat malam ketika orang-orang tidur’: dinyatakan shahih oleh Al-Bukhari dan At-Tirmidzi)” Lihat kitab Wazhaa’ifu Ramadhan, oleh Ibnu Qaasim, hlm. 42, 43.
Dan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasalllam :”Sebaik-baik shalat setelah fardhu adalah shalat malam. ” (HR. Muslim).

4, Bilangannya :
Termasuk shalat malam: witir, paling sedikit satu raka’at dan paling banyak 11 raka’at. Boleh melakukan witir dengan satu raka’at saja, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam :
“Barangsiapa yang ingin melakukan witir dengan satu raka’at maka lakukanlah. ” HR. Abu Dawud dan An-Nasa’i.
Atau witir dengan tiga raka’at, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam :”Barangsiapa yang ingin melakukan witir dengan tiga raka ‘at maka lakukanlah. ” (HR. Abu Dawud dan An-Nasa’i)•
Hal ini boleh dilakukan dengan sekali salam, atau shalat dua raka’at dan salam kemudian shalat raka’at ketiga.
Atau witir dengan lima raka’at, diiakukan tanpa duduk dan tidak salam kecuali pada akhir raka’at.
Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:
“Barangsiapa ingin melakukan witiu dengan lima raka’at maka lakukanlah. “(HR. Abu Dawud dan An-Nasa’i).
Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, beliav mengatakan:
“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam biasanya shalat malam tiga belas raka’at, termasuk di dalamnya witir dengan lima raka ‘at tanpa duduk di salah satu raka ‘atpun kecuali pada raka’at terakhir. ” (Hadits Muttafaq ‘Alaih).
‘Ketiga hadits tersebut dinyatakan shahih oleh Ibnu Hibban.
Atau witir dengan tujuh raka’at; dilakukan sebagaimana lima raka’at. Berdasarkan penuturan Ummu Salamah radhiallahu ‘anha :
“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam biasanya melakukan witir dengan tujuh dan lima raka ‘at tanpa diselingi dengan salam dan ucapan. “(HR, Ahmad, An-Nasa’i dan Ibnu Majah).
Boleh juga melakukan witir dengan sembilan, sebelas, atau tiga belas raka’at. Dan yang afdhal adalah salam setiap dua rakaat kemudian witir dengan satu raka’at.
Shalat malam pada bulan Ramadhan memiliki keutamaan dan keistimewaan atas shalat malam lainnya.

5. Waktunya :
Shalat malam Ramnahaan mencakup shalat pada permulaan malam dan pada akhir malam.

6. ShalatTarawih:
Shalat tarawih terrnasuk qiyam Ramadhan. Karena itu, hendaklah bersungguh-sungguh dan memperhatikannya serta mengharapkan pahala dan balasannya dari Allah. Malam Ramadhan adalah kesempatan yang terbatas bilangannya dan orang mu’min yang berakal akan memanfaatkannya dengan baik tanpa terlewatkan.
Jangan sampai ditinggalkan shalat tarawih, agar memperoleh pahala dan ganjarannya. Dan jangan pulang dari shalat tarawih sebelum imam selesai darinya dan dari shalat witir, agar mendapatkan pahala shalat semalam suntuk. Hal ini didasarkan pada sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam :”Barangsiapa mendirikan shalat malam bersama imam sehingga selesai, dicatat baginya shalat semalam suntuk. ” (HR. Para penulis kitab Sunan,dengan sanad shahih) Lihat kitab Majalisu Syahri Ramndhan, oleh Syaikh Ibnu Utsaimin, him. 26-30.
Shalat tarawih adalah sunat, dilakukan dengan berjama’ah lebih utama. Demikian yang masyhur dilakukan para sahabat, dan diwarisi oleh umat ini dari mereka generasi demi generasi. Shalat ini tidak ada batasannya. Boleh melakukan shalat 20 raka’at, 36 raka’at, 11 raka’at, atau 13 raka’at; semuanya baik. Banyak atau sedikitnya raka’at tergantung pada panjang atau pendeknya bacaan ayat. Dalam shalat diminta supaya khusyu’, bertuma’ninah, dihayati dan membaca dengan pelan; dan itu tidak bisa dengan cepat dan
tergesa-gesa. Dan sepertinya lebih balk apabila shalat tersebut hanya dilakukan 11 raka’at.(Yaitu berdasarkan hadits Aisyah radiallahu’anha yang artinya : ” Tiadalah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam menambah (rakaat), baik di bulan Ramadhan atau (di bulan) lainya lebih dari sebelas rakaat”. (HR. Al-Bukhari dan An-Nasa’i)

Semoga bermanfaat untuk kita semua, amien.